by

Warga Penumangan Keluhkan Buruknya Layanan Disduk Capil Tubaba.

-OTONOMI-2,127 views

TUBABA,ForRakyat.co.id-Warga Tiyuh Penumangan Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Keluhkan Buruknya Layanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Atas Lambatnya Proses Upgrade Pengaktifan Penggunaan Kartu Tanda Pengenal (KTP) untuk terhubung dengan BPJS Kesehatan.

Suhendri, salah seorang warga Tiyuh Penumangan. Selasa (16/3/2021) melalui selulernya memaparkan, sejak di terbitkanya Kartu Identitas Anak Atas nama Mad Ilham pada awal bulan Maret lalu hingga saat ini belum bisa di gunakan dengan Alasan Proses Upgrade Pengaktifan.

“Sudah setengah bulan lebih semenjak di buat sampai sekarang, cuma masih belum bisa di gunakan sementara aktifnya KTP itu untuk pengurusan BPJS” keluhnya.

Menurut Suhendri, keluhan tersebut sudah beberapa kali di sampaikan melalui layanan Disdukcapil Tubaba, namun hingga saat ini belum adanya tanggapan sehingga proses pengurusan BPJS kesehatan terkendala.

” saya juga sudah beberapa kali menginformasikan ke Disdukcapil Tubaba untuk di singkronisasi tapi sampai saat ini belum singkronisasi kata mereka sudah di update, sedangkan BPJS itu untuk berobat anak saya” tuturnya.

Terpisah, Johansyah. Kabid Dukcapil Tubaba, Diruang Kerjanya Menegaskan, Proses tersebut telah di buat secara Online, namun proses tersebut di manfaatkan oleh sektor pengguna.

“dokumen itu telah di buat secara Online, tetapi oleh instansi pengguna, proses pengguna dalam tanda kutip, Rumah Sakit, BPJS, Perbankan, PLN Dll, makanya saya bilang pihak pengguna karena updating, singkronisasi itu ranahnya pusat bukan kita, kita hanya bisa mengusulkan, baik melalui aplikasi maupun WA kami hanya mampu mengusulkan karena kewenangannya data data pusat”

Johan mengaku, pihaknya telah melaporkan keluhan tersebut ke Adminduk Pusat sehingga pihak Adminduk Pusat menjelaskan bahwa sistem tersebut akan maksimal pada Oktober tahun 2020, namun nyatanya hingga saat ini sistem tersebut masih terkendala.

” Kalau kata orang pusat sih bisa di tunggu 1 X 24 jam, saya sendiri juga sudah lapor terakhir itu pada bulan September 2020, itu pak dirjen mengatakan sistem itu akan bagus bulan Oktober, inikan sudah maret permasalahan ini sudah secara nasional bukan hanya pada Disdukcapil Tubaba” Cetusnya. (jau)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.