by

Usai Laksanakan Rapat, PJ Bupati Mesuji Tinjau Langsung Infrastruktur Kecamatan Rawajitu Utara

-OTONOMI-238 views

Mesuji,Forrakyat.co.id-PJ Bupati Mesuji Drs. Sulpakar,M.M. adakan rapat bersama Kepala Desa, Ketua BPD, Sekretaris Desa, Ketua Bumdes Se-Kecamatan Rawajitu Utara di Balai Desa Sidang Sido Rahayu, Rabu (06/07/22).

Pada rapat tersebut Sulpakar membahas mengenai garis besar rencana kerja pembangunan yang akan dikerjakan Pemerintah Kabupaten Mesuji. Ia juga berharap semua program yang akan diarahkan ke kecamatan itu berhasil dan memberi manfaat sebesar-besarnya untuk seluruh masyarakat.

Ia mengatakan akan berusaha mengakomodir semua usulan yang disampaikan dalam rapat tersebut, termasuk usulan pembangunan perbaikan jalan.

“Semuanya akan diperjuangkan pada 2023 atau 2024. Sama seperti bapak-bapak, saya maunya juga cepat. Tapi tentunya kita sesuaikan dengan APBN kalau dari pusat atau APBD,” ucapnya.

“Bila mengandalkan APBD jelas tidak mungkin, tidak bisa semuanya, paling satu atau dua km, sementara yang kita butuhkan sampai 30 km. Makanya kita bagi-bagi untuk 7 kecamatan,” jelasnya lagi.

Setelah rapat dengan Kepala Desa, dan seluruh perangkat desa serta Ketua Bumdes Se-Kecamatan Rawajitu Utara, Sulpakar langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi infrastruktur jalan, pasar dan melihat langsung kehidupan masyarakat di sana.

Dalam kunjungannya, antara lain meninjau kantor Camat Rawa Jitu Utara, Puskesmas Panggung Jaya, Pasar Panggung Jaya, Ponpes Mambaul Hikam di Desa Sidang Kurnia Agung, dan pada malam harinya melakukan ramah tamah dengan masyarakat Desa Sidang Sido Rahayu.

Ini adalah kunjungan kerja kedua Sulpakar ke kecamatan tersebut. Ia menyempatkan diri menginjakkan kaki di Tanah Merah. Tanah Merah adalah eks dermaga yang akan dikembangkan menjadi dermaga perdagangan Lampung-Bangka Belitung. Pengembangan dermaga tersebut masih terus dilakukan, meski progresnya berjalan lamban.

Pengembangan dermaga Tanah Merah ‘memaksa’ Pemkab Mesuji mengalokasikan anggaran untuk membangunan jalan menuju dermaga Tanah Merah.

“Ini cukup lumayan berat bagi Mesuji. Oleh karenanya kita akan lakukan beberapa terobosan karena jika menggunakan APBD Kabupaten Mesuji baik 2023 2024 tidak akan tuntas. Kita harus mencari solusi lain berkoordinasi dengan Bappenas kemudian berkolaborasi dengan Kementerian PUPR,” jelasnya.(Has)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.