by

PJ Bupati Tubaba Zaidirina Warning Kadis DPMT Soal Smart Village

-KABAR AKTUAL-484 views

TUBABA,FORRAKYAT.CO.ID-PJ Bupati Kabupaten Tulang Bawang Barat provinsi Lampung Zaidirina wardoyo mewarning kepala Dinas pemberdayaan masyarakat Tiyuh (DPMT) Sofyan Nur, soal program Smart Village yang belum Optimal.

Hal tersebut dilontarkan PJ Bupati Tubaba, pada saat dirinya menghadiri kegiatan sosialisasi Diskusi pers PWI Tubaba yang di hadiri wakil ketua Dewan pers, M. Agung Darma Jaya, kepala monumen pers Nasional Widodo Hastjaryo, Ketua PWI provinsi Lampung, Wira hadi kesuma dan seluruh pejabat OPD berlangsung di komplek balai adat sesat agung (IC) islamic center setempat, pada kamis (14/7/2022) lalu.

“program Smart Village di 93 Tiyuh di Tubaba selama ini Belum optimal sepenuhnya Makanya kepada temen-temen wartawan coba kejar kepala, DPMT kenapa Smart Village masih ada satu dua yang bagus,” ujarnya.

PJ Bupati tubaba kembali menekankan kalau memang program Smart Village selama ini sudah berjalan dengan baik kenapa daerah lain tidak belajar ke Tubaba tugasnya wartawan mengejar kadis DPMT karena mengkritik untuk kemajuan supaya mendorong agar lebih baik.

” Bahkan kita lebih kesini kita sudah melakukan invoting pemilihan kepala desa, Perlu diketahui bahwa kita sudah MoU KPU dan bawaslu bagaimana kita dapat data yang baik dan valid dari desa, karena ada pendataan dan sensus desa Nah seperti ini yang kita inginkan mendorong inovasi dan kreasi mari sama-sama untuk kita kembangkan program Tubaba ternama, harapnya

Dia juga memaparkan program Keluarga Nenemo mandiri pangan kedepan Apa yang akan dilakukan,
seluruh pekarangan warga tidak ada lagi pekarangan yang terlantar yang tidak di manfaatkan.

“Jadi kedepannya semua pekaragan warga harus di tanam dengan tanaman seprti cabai dan jamuan yang akan kita buat intregasi sampai nanti panen kita jadikan Bumdes.ini salah satu pencegahan kemiskinan dan upaya penurunan stanting menjadi 14 persen. Sesuai dengan label yang ditetapkan presiden RI.

Bapak ibu harus sadar sekarang kita mengalami krisis pangan, dan ini salah satu nya yang akan segera kita lakukan kemudian kita akan memprioritaskan Mol pelayanan publik, sehingga nanti bapak ibu yang melakukan pelayanan menjadi satu sehingga lebih efektif dan efisien,” Pungkasnya (jau)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.