by

Bupati Qudrotul Ikhwan Terima Penghargaan dari Lembaga Adat Megow Pak Tulang Bawang

-SENI & BUDAYA-519 views

MESUJI,FORRAKYAT.CO.ID-Tulang Bawang- Bupati Tulang Bawang Drs Qudrotul Ikhwan, M.M menerima penghargaan dari Lembaga Adat Megow Pak Tulang Bawang.

Penghargaan itu diberikan langsung oleh Ketua Umum Lembaga Adat Megow Pak Tulang Bawang Dr. H. Abdurachman Sarbini Natamenggala, SH., MH., MM pada kegiatan Halalbihalal Megow Pak Tulang Bawang Bawang di GSG Tulang Bawang pada Rabu (23/4/2025).

Dalam kegiatan yang berlangsung itu Bupati Tulang Bawang Qudrotul Ikhwan turut didampingi oleh Wakil Bupati Tulang Bawang Hankam Hasan beserta jajaran perangkat daerah Pemkab dan Forkompinda Tulangbawang serta tokoh masyarakat.

Ketua Umum Lembaga Adat Megow Pak Tulang Bawang Abdurachman Sarbini Natamenggala atau yang akrab disapa Mance mengatakan alasan yang paling mendasar lembaga adat memberikan penghargaan kepada Bupati Tulang Bawang karena telah peduli dalam menjaga kebudayaan Tulang Bawang.

“Alasan singkatnya Lembaga Adat Megow Pak Tulang Bawang memberikan penghargaan ini karena Bupati Tulang Bawang telah merenovasi bangunan Sessad Agung,” ujarnya.

Atas bentuk kepedulian itu, pihaknya sebagai ketua lembaga adat beserta masyarakat adat yang tergabung bermusyawarah dan menyepakati untuk memberikan penghargaan kepada Bupati Tulang Bawang.

Mance menjelaskan Qudrotul Ikhwan merenovasi Sessad Agung pada saat menjabat sebagai Pj Bupati Tulang Bawang.

Menurut Mance apa yang dilakukan Qudrotul Ikhwan adalah bukti keberpihakannya kepada masyarakat adat di Kabupaten Tulang Bawang.

“Alhamdulillah sekarang sudah terpilih menjadi Bupati Tulang Bawang definitif karena memang layak dan terbukti peduli dalam menjaga kebudayaan di Tulang Bawang,” ungkapnya.

Kemudian, Mance menuturkan bahwa Lembaga Adat Megow Pak Tulang Bawang memiliki peran penting dalam memajukan Kabupaten Tulang Bawang.

Oleh karenanya pihaknya bakal mendorong pemerintah khususnya Pemkab Tulang Bawang untuk berbuat dalam menjaga kebudayaan Tulang Bawang.

Serta mendorong pemerintah untuk terus menggali kearifan lokal yang ada di Kabupaten Tulang Bawang.

“Yang tidak kalah pentingnya adalah mensinergikan antara program pemerintah dengan kearifan lokal masyarakat supaya program tersebut berjalan dengan baik dan harmonis,” jelasnya.

Maka dari itu, pihaknya pun tidak segan akan selalu mengkritik dan memberikan masukan kepada pemerintah.

Termasuk dalam hal meminta kepada pemerintah untuk memperbaiki bangunan Sessad Agung supaya dapat direnovasi.

“Tentu kami akan meminta kepada pemerintah untuk berdialog dan memang saya orangnya kritis ya tetapi juga memberikan solusinya,” ucapnya.

“Contohnya saya menyampaikan kritik kepada Pak Bupati supaya dapat memperbaiki Sessad Agung dan akhirnya diperbaiki,” sambungnya.

Masih kata Mance, dalam waktu dekat ini pihaknya bersama masyarakat adat lainnya akan merancang gagasan yang nantinya akan diserahkan kepada Bupati Tulang Bawang.

Harapannya tentu saja gagasan dari Lembaga Adat Megow Pak Tulang Bawang tersebut bisa diterima dan dijalankan demi kemajuan Kabupaten Tulang Bawang.

Disisi lainnya, Bupati Tulang Bawang Qudrotul Ikhwan menyampaikan terimakasih atas penghargaan yang diberikan oleh Lembaga Adat Megow Pak Tulang Bawang.

“Tentunya saya sangat berterimakasih atas penghargaan yang diberikan ini dan semoga kedepannya kebudayaan Tulang Bawang bisa terjaga dan lebih dikenal oleh masyarakat luas,” ungkapnya.

Qudrotul Ikhwan menjelaskan kebudayaan adalah suatu hal yang cukup dinamis.

Oleh karenanya, untuk menjaga itu semua masyarakat juga harus dapat menyesuaikan diri atas kemajuan peradaban jaman.

“Artinya apa dengan kemajuan peradaban dan teknologi ini kita bisa berkolaborasi untuk menjaga kebudayaan kita, jangan sampai kita melihat budaya luar tanpa filter dan meninggalkan kebudayaan kita,” paparnya.

Ditambahkan Qudrotul ada banyak potensi baik yang bisa diambil dari kekayaan budaya.

Salah satunya adalah mengangkat cerita rakyat untuk memperkuat sektor pariwisata.

“Jadikan belum lama ini kami membuka wisata Cakat Raya dan supaya lokasinya penuh narasi yang kuat maka kita munculkan cerita rakyat disitu. Seperti ada wahana wisata yang namanya Tangga Langit,” ucapnya.

Menurutnya wahana wisata Tangga Langit merupakan padanan dari destinasi Tangga Raja yang ada di Kelurahan Ujung Gunung, Kecamatan Menggala, Tulang Bawang.

Pada zaman itu dikisahkan terdapat seorang raja terdahulu melakukan sebuah ritual menuju sang Pencipta-Nya di Tangga Langit ini.

“Tangga Langit ini untuk mengingatkan kita supaya melakukan aktivitas ritual sesuai agama kepercayaan masing-masing. Jadi sekaligus untuk mengingatkan anak muda dalam konteks kekinian,” terangnya.

Lebih lanjut, diketahui jika Bupati Tulang Bawang Qudrotul Ikhwan menerima Piagam Penghargaan dari Lembaga Adat Megow Pak Tulang Bawang karena telah berjasa merenovasi pembangunan Sessad Agung Megow Pak dan pembangunan fisik lainnya.

Penghargaan itu ditandatangani oleh Majelis Proatin Adat Megow Pak diantaranya:

1. Ketua Marga Tegamo’an Ir. Antoni Dalta Gelar Tuan Ratu Sebuai
2. Ketua Marga Buay Bulan Nizar M. Zen Gelar Pangeran Sempurna
3. Ketua Marga Suay Umpu M. Saleh H. Murni Taher Gelar Ratu Budiman
4. Ketua Marga Buay Aji Rusdi Rifaie, SH. Gelar Pangeran Aji.

Serta diketahui oleh Ketua Umum Lembaga Adat Megow Pak Tulang Bawang Dr. H. Abdurachman Sarbini Natamenggala, SH., MH., MM dengan Gelar Stan Sempurna Jaya dan Sekretaris Umum Amiersonoperie dengan Gelar Tuan Pengatur.

Turut hadir acara tersebut Mantan Dandrem 043/Gatam Brigjen TNI (P) Toto Jumariono, S.S., M.I.Kom dan Ketua Parfi Lampung Muslih Harni.(Has)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.