by

Kapolres Tanggamus Pimpin Kegiatan Curhat Jumat

-KABAR AKTUAL-199 views

FORRAKYAT.CO–Kota Agung: Sikapi persoalan di masyarakat di sejumlah daerah di kabupaten Tanggamus, Kapolres Tanggamus AKBP Siswara Hadi Chandra, S.I.K. pimpin kegiatan curhatan hati (curhat) jumat.

Dalam kegiatan jumat curhat yang dilaksanakan seperti di balai pekon Baru keramat kecamatan Kotaagung Timur, diketahui bahwa ada oknum tidak bertanggung jawab yang dengan sengaja membuangan sampah dipusat mata air warga setempat. Tak hanya sampah, warga juga menemukan bangkai binatang yang sepertinya dengan sengaja di buang di mata air tersebut.

Seperti yang dikatakan kepala pekon setempat Masranto yang menyatakan bahwa oknum pembuang sampah dipusat mata air warga tersebut pernah beberapa kali dipergoki oleh warga dan dilaporkan kepada aparat pekon.

“Berapa kali ketahuan dan sudah kami tegur secara lisan dan juga oknum tersebut berjanji dengan dibuatkan surat pernyataan untuk tidak melakukan perbuatan tersebut. Meski begitu masih saja tetap melakukannya, seperti memang ada unsur kesengajaan untuk mencemari sumber air warga disinil,” Katanya.

Selain itu Masranto juga menyampaikan terkait gangguan kriminalitas pencurian dengan kekerasan (Curas) modus jambret maupun begal. Karena wilayah pekon nya terbilang cukup sepi dan bila malam hari minim lampu penerangan jalan di sepanjang jalinbar pekon nya banyak yang sudah mati.

“Kami minta kepada bapak kapolres untuk menindak pelaku pembuangan sampah dengan proses hukum dan juga memperketat pengamanan disepanjang jalan lintas barat khusus di wilayah pekon kami. Karena dijalan ini, khususnya pada malam hari jalanan terbilang sepi dan minim penerangan jalan, situasi ini dikhawatirkan menimbulkan adanya aksi kejahatan di jalan,” terang Masranto.

Menjawab pertanyaan tersebut, kapolres AKBP Siswara Hadi Chandra menegaskan bahwa untuk membuat efek jera para pelaku pembuang sampah dan bangkai di mata air Batu Kramat, pihaknya akan melakukan penindakan atas dasar maupun barang bukti yang dikumpulkan oleh Bhabinkamtibmas. Pasalnya, pembuangan sampah maupun bangkai di lokasi mata air masuk dalam kategori pencemaran lingkungan maupun pelanggaran pengelolaan sampah.

“Untuk pelaku pembuang sampah maupun bangkai di mata air, agar Bhabinkamtibmas mendatakan, mengamankan barang bukti sehingga pelakunya dapat diajukan ke peradilan,” kata Kapolres.

Kemudian, terkait gangguan Kamtibmas diharapkan peran serta masyarakat terus meningkatkan Siskamling, disisi lainnya tidak membeli kendaraan bodong, barang yang jelas merupakan hasil pencurian.

“Disisi lain, adanya motor bodong, handphone bodong. Ternyata juga dibeli oleh masyarakat sehingga terjadi dilematis dilapangan ketika masyarakat melapor ternyata motor yang hilang juga tidak memiliki surat-surat yang lengkap,” bebernya.

Sambungnya, atas gangguan Kriminalitas tersebut, Polres Tanggamus juga akan terus melakukan pengungkapan dan pencegahan melalui patroli bersama maupun bersinggungan serta penjagaan.

Sementara terkait adanya informasi penculikan yang matak beredar di media sosial di kabupaten Tanggamus, pihaknya telah melakukan kroscek secara langsung di wilayah Kota Agung sehingga diketahui bahwa informasi penculikan tersebut adalah hoax.

“Untuk informasi penculikan di kota agung itu tidak benar atau hoax,” terangnya.

Dalam keterangan penutupnya, Kapolres kembali menegaskan agar masyarakat tidak membuang sampah dan bangkai di sumber mata air batu kramat sebab segala hal yang menyangkut hajat hidup orang banyak, dipelihara dan dilindungi oleh negara.

“terkait prilaku membuang sampah dan bangkai di sumber mata air batu kramat yang digunakan sebagain besar masyarakat Tanggamus jelas-jelas melanggar hukum. Apabila masih terjadi kembali, (buang sampah dan bangkai di sumber mara air) kita akan lakukan tindakan dengan dengan Undang Undang Lingkungan Hidup,” tegasnya.

Kesempatan itu juga, Kapolres mengimbau masyarakat agar memperbaiki prilakunya dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan di wilayah pekonnya masing-masing.

“Diimbau masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya sehingga tidak mencemari sumber air,” tutupnya. (Bowo)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.