Last updated on September 3rd, 2026 at 08:01 am
Tulangbawang,ForRakyat.co.id — Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Tulang Bawang, Suhirmansyah, mengecam keras insiden percobaan pembunuhan menggunakan senjata api (senpi), yang menimpa dua wartawan Garuda TV, di wilayah hukum Polres Tulang Bawang saat sedang menjalankan tugas jurnalistik. Peristiwa kekerasan ini dinilai sebagai ancaman serius bagi kebebasan pers dan keselamatan kerja jurnalis di lapangan.
Suhirmansyah menegaskan bahwa insiden yang terjadi pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 19.30 WIB, di wilayah Agung Dalem, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, adalah bentuk tindakan kriminal yang sangat serius, karena pelaku di duga beraksi menggunakan senjata api (senpi). Tindakan itu tentunya tidak dapat ditoleransi dalam bentuk apa pun, dan pihaknya mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polres Tulang Bawang, untuk bergerak cepat mengusut tuntas kasus ini, menangkap pelaku utama, dan mengungkap motif di baliknya.
“Profesi wartawan dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Segala bentuk intimidasi fisik maupun ancaman nyawa dalam menjalankan tugas jurnalistik merupakan kejahatan terhadap negara dan demokrasi,” tegasnya.
Suhirmansyah juga meminta kepada jajaran Polres Tulang Bawang agar secepatnya menangkap para pelaku serta mengungkap dalang di balik insiden tersebut, demi tegaknya keadilan.
“Saya meminta pihak kepolisian dalam hal ini Polres Tulang Bawang segera bertindak, menangkap para pelaku serta mengungkap dalang di balik insiden ini, dan mengusut ijin kepemilikan senjata api yang digunakan pelaku dalam menjalankan aksinya.” Ujarnya.
Dan sebagai bentuk solidaritas antar sesama insan pers, dirinya mengajak seluruh jurnalis dan organisasi pers di Lampung, khususnya di Tulang Bawang, untuk tetap solid mengawal kasus ini hingga tuntas.
“Demi solidaritas para pelaku pers, saya atas nama Ketua JMSI Tulang Bawang mengajak seluruh jurnalis dan organisasi pers di Lampung, khususnya Tulang Bawang, untuk tetap solid mengawal kasus ini hingga tuntas demi tegaknya keadilan.” Harapannya.
Sebagai bentuk keseriusan dalam mengawal kasus ini, JMSI Tulang Bawang juga menyatakan akan memberikan pendampingan hukum, dan memantau langsung perkembangan penanganan kasus ini di kepolisian, agar korban mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya. (rls)



Komentar