Last updated on Oktober 4th, 2026 at 04:13 pm
Pesawaran, ForRakyat.co.id– Sepuluh (10) Atlet Catur Porwanas PWI Lampung latih tanding bersama Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Provinsi Lampung, hal ini dilakukan untuk mengasah kemampuan uji tanding para atlet catur tersebut. Minggu (4/10/26).
Koordinator Atlet Catur Porwanas PWI Zaini Tubara mengatakan bahwa latihan yang digelar di RM.Kapau Desa Sukajaya Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran tersebut, bertujuan untuk mengetahui sebatas mana kemampuan para atlet belajar catur mandiri didaerahnya masing-masing,” tuturnya.
Zaini berharap, ada peningkatan kualitas pecatur sebelum TC nanti diberlakukan. Namun sebagai tanggungjawab, saya sudah berkoordinasi dengan Manager Catur dan Ketua PWI Provinsi untuk menggelar disetiap bulannya latihan tanding catur dengan para pecatur senior, baik yang sudah bergelar Master Nasional maupun belum,” ucap Zaini.
Maksud dan tujuan dari latih tanding bersama para pecatur senior Lampung ini adalah untuk menambah kemampuan para atlet dalam seni dan tehnik bermain catur,” tambahnya lagi.
Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah mengatakan, persiapan menghadapi Porwanas tidak boleh dilakukan secara instan. Menurutnya, atlet yang membawa nama PWI Lampung harus dipersiapkan secara serius agar mampu tampil maksimal dan menjaga nama baik organisasi di tingkat nasional.
“Latih tanding ini penting untuk melihat sejauh mana kesiapan atlet kita. Kami ingin kontingen PWI Lampung tidak hanya datang untuk berpartisipasi, tetapi benar-benar memiliki persiapan dan target prestasi,” kata Wirahadikusumah.
Ia menilai kerja sama dengan Percasi Lampung menjadi langkah positif karena atlet PWI mendapatkan lawan tanding yang dapat memberikan pengalaman berbeda.
Menurutnya, pengalaman bertanding menjadi modal penting sebelum menghadapi kompetisi sesungguhnya. Para atlet juga diharapkan mampu belajar dari setiap pertandingan, termasuk mengevaluasi kesalahan dan memperbaiki strategi.
“Yang paling penting adalah proses. Setiap pertandingan harus menjadi bahan evaluasi. Kami berharap atlet terus menjaga semangat, disiplin berlatih dan tetap fokus,” ujarnya.
Wirahadikusumah menambahkan, PWI Lampung akan memberikan dukungan terhadap atlet yang dipersiapkan tampil pada Porwanas. Selain kemampuan teknis, kondisi fisik dan mental juga harus diperhatikan.
Sementara itu, Manager Catur PWI Lampung, Sujarwo, mengatakan latih tanding dengan Percasi Lampung menjadi bagian penting dalam mengukur kemampuan anak asuhnya.
Menurut Sujarwo, pertandingan persahabatan dengan pecatur Percasi memberikan gambaran lebih objektif mengenai kekuatan dan kelemahan tim.
“Latih tanding ini bukan cuma mencari menang atau kalah. Kami ingin melihat kemampuan atlet ketika menghadapi lawan dengan karakter permainan yang berbeda. Dari sini kami bisa mengevaluasi apa yang masih kurang dan apa yang harus diperbaiki,” terang Sujarwo.
Ia mengatakan, salah satu fokus utama dalam persiapan tim adalah meningkatkan konsistensi permainan. Sebab, dalam catur, satu kesalahan kecil dapat mengubah jalannya pertandingan.
Karena itu, para atlet terus didorong untuk meningkatkan kemampuan membaca posisi, menyusun strategi, mengatur waktu, serta menjaga konsentrasi hingga pertandingan berakhir.
Sujarwo berharap latih tanding secara rutin dapat terus dilakukan menjelang keberangkatan kontingen. Dengan demikian, atlet tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga terbiasa menghadapi tekanan pertandingan.
“Kami ingin para atlet semakin percaya diri. Hasil latih tanding akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan strategi dan komposisi tim menghadapi Porwanas,” tegasnya.
Selain mengejar prestasi, keikutsertaan atlet catur PWI Lampung juga menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus membangun sportivitas di kalangan insan pers dan komunitas olahraga.
(Tw/Tim)






Komentar