by

PJ Bupati Diminta Evalusi ASN Di lingkungan Pemkab Tubaba Malas Ngantor

-OTONOMI-173 views

TUBABA,ForRakyat –Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan ASN dilingkungan pemerintahan Kabupaten Tulang Bawang Barat Provinsi Lampung,diduga malas ngantor tanpa keterangan jelas.

Berdasarkan keterangan informasi yang dihinpun awak media pada Jum’at (20/1/2023) dari sejumlah narasumber yang tidak ingin disebutkan indentitasnya mengatakan banyak ASN yang malas ngantor dan bertugas sesuka hati, bahkan masuk dan pulang tidak tepat pada waktu jam kerja.

“Mungkin karena kurang pengawasan terhadap kedisiplinan ASN di lingkungan pemkab Tubaba. Mereka kerja sesukanya. Tidak tahu juga apakah ada kesibukan diluar atau tidak. Masak berhari-hari dinas luar terus, tapi giliran masuk ngeluh gak ada anggaran, giliran gajian baru ramai yang nongol” ungkap salah satu pegawai honorer yang enggan disebutkan identitasnya.

Lanjut Narasumber, kawan-kawan media dapat memperhatikan sendiri sejumlah OPD di Tubaba, ketika Pimpinan Daerah sedang ada kegiatan diluar daerah, bisa dipastikan tidak semua pejabat Eselon IV, III dan II yang masuk kantor.

“Jadi paling anak-anak honorer
dan beberapa ASN saja yang jaga kantor, bos -bos kepala dinas pejabatnya pasti buat alasan dinas luar. Sebenarnya ini sudah jadi kebiasaan mereka, cuma gak tahu jugalah, seperti gak niat jadi Abdi Negara. Senin ramai,

Selasa mulai berkurang, Rabu Kamis Jum’at mulai kabur alasan DL, kalau pimpinan daerah ada di Tubaba, baru pura-pura aktif, pura-pura ngantor. Pagi masuk siang dipastikan sudah hengkang pulang” kata Sumber

Menurutnya, meski adanya sistem absensi sidik jari, tampaknya masih sulit dapat meningkatkan kedisiplinan ASN dalam menjalankan kewajibannya.

“Seharusnya ASN sudah pada tahu tentang edaran aturan Pemerintah Pusat yang mewajibkan paling sedikit 37,5 jam kerja per minggu. Jadi kalau untuk penerapannya saat ini Senin-Kamis dimulai pukul 07.30 WIB sampai dengan 16.00 WIB dengan jam istirahat pukul 12.00-12.45 WIB,paparnya.

lanjutnya ,Sedangkan untuk Jumat 07.30 WIB sampai dengan 15.30 WIB dengan jam istirahat pukul 11.30 -13.00 Wib, seperti cuma teori saja, fakta dilapangan jauh dari harapan. Pj Bupati Tubaba memang harus turun tangan Sidak diam diam biar tahu penyakit ASN dan Pejabat di Tubaba

” Mungkin Fingerprint yang diterapkan tidak dihiraukan, padahal seharusnya dipahami itu salah satu upaya pemenuhan penilaian laporan progres kinerja dari program Monitoring Centre Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Cetusnya.

Sumber terpecaya itu juga
menilai bahwa teradisi Oknum
ASN tersebut sepertinya tida takut
lagi terdahap pimpinan tertinggi didaerah

” Ini tidak bisa dibiarkan pj bupati tubaba harus mengambil sikap tegas melakukan evaluasi ,”bagai mana program mau berjalan dengan baik kalau malas masuk kantor,”pungkasnya (jau)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.