by

DPC GRANAT Tulangbawang Melangsungkan Audensi Dengan Karutan Menggala

-KABAR AKTUAL-811 views

Tulangbawang,ForRakyat.co.id–DPC GRANAT Kabupaten Tulangbawang kali ketiga menggelar audensi, setelah sebelumnya audensi dengan Bupati Tulangbawang dan Kapolres Tulangbawang, kemarin Selasa (17/06/2025), organisasi yang fokus terhadap pencegahan penyalahgunaan narkoba ini menyambangi Rutan Kelas IIB  Menggala.

Jajaran pengurus DPC GRANAT Tulangbawang yang di Pimpin oleh Ketua Harian (Kahar) Anuari,SH.MH di dampingi Sekretaris Gunawan Hubtalana, SP.Gr disambut langsung oleh Kepala Rutan (Karutan) Menggala Dwi Ediyanto A.md. IP,SH.MH beserta Kepala Pengaman Rutan setempat Teguh Santoso.

Dalam pemaparannya, Karutan mengungkapkan, dari jumlah keseluruhan tahanan (Narapidana) di Rutan setempat sebanyak 601 orang, lebih dari separuhnya yakni 342 orang merupakan tahanan kasus narkoba dan 20 orang diantaranya wanita.

Ia pun menjelaskan, upaya yang telah pihaknya lakukan ketika ditugaskan sebagai Karutan Menggala sejak bulan September 2024 lalu, adalah membenahi berbagai permasalahan terkait citra negatif di lingkungan Rutan setempat. “Cukup banyak permasalahan yang sudah berlangsung lama terjadi di lingkungan Rutan ini, yang kita upayakan untuk mengembalikan sesuai dengan SOP,” jelas Dwi Ediyanto.

Disebutkan, diantara upaya yang dilakukan adalah membongkar jaringan listrik termasuk untuk pengecasan handphone yang aksesnya ke kamar tahanan. Sterilisasi sarana komunikasi berupa telepon genggam (handphone). Hanya saja tetap disediakan sarana khusus dan terkontrol untuk warga Napi yang ingin berkomunikasi dengan keluarga mereka.

Kahar DPC GRANAT Tulangbawang, Anuari senada dengan Sekretaris Gunawan Hubtalana serta sejumlah pengurus lainnya, memberikan apresiasi terhadap upaya yang telah dilakukan Karutan dalam rangka pembenahan sistim di internal Rutan setempat.

“Selanjutnya kami dari jajaran DPC GRANAT Tulangbawang, siap berkolaborasi dalam rangka pencegahan maraknya kasus narkoba di Tulangbawang,” ujar Anuari yang juga Kabag Hukum Setdakab Tulangbawang.

Sementara KPR Menggala Teguh Santoso, mengaku sering berdialog dengan para napi kasus narkoba. Ia mengatakan beberapa  alasan mereka sampai terjerumus kasus narkoba antara lain digunakan untuk doping bagi para sopir, alasan ekonomi dan kekacauan dalam rumah tangga. Teguh berharap agar kedepan BNK dapat menyelenggarakan penyuluhan terhadap para napi di lingkup Rutan Menggala. (Red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.