SEMAKA,FORRAKYAT.CO.ID– Setelah beberapa kali sempat menerkam dan melukai sejumlah warga. Kali ini, buaya penghuni sungai Way Semaka, memakan seorang warga setempat hingga tewas, pada Senin 930/60 sekitar pukul 12.00 WIB.
Kapolsek Semaka, AKP Sutarto saat dikonfirmasi mengatakan, adapun identitas warga yang tewas diterkam buaya tersebut yakni atas nama Wasim (80) warga pekon Sri Purnomo kecamatan Semaka kabupaten Tanggamus.
“Awalnya kami mendapatkan laporan dari sejumlah warga, yang melaporkan bahwa ada seorang warga saat sedang mandi di sungai tersebut diterkam se ekor buaya. Dari laporan tersebut, kami langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP),” katanya.
Dari keterangan saksi ini kata dia, petugas langsung bergerak menuju lokasi. Dan benar, di lokasi sekitar pukul 13.00 WIB, pihak kepolisian telah mendapati bahwa Wasim ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa di tepian sungai,” kata dia.
Kapolsek mejelaskan, dari keterangan Yusroni saksi yang kebunnya tidak berada jauh dari sungai, diketahui, korban saat sebelum kejadian, sedang membersihkan rumput di pekarangan belakang rumahnya yang berbatasan langsung dengan aliran sungai. Usai bersih-bersih rumah, korban diduga mandi di sungai tersebut.
“Awalnya saksi melihat se ekor buaya besar bergerak masuk ke dalam air, karena curiga melihat pergarakan buaya, saksi berjalan ke tepi sungai dan melihat ada pakai tergeletak di tepi sungai. Saksi sangat terkejut setelah melihat korban sudah diserat buaya masuk ke tengah sungai,” je;as kapolsek.
Setelah mendapati ada warga diterkam buaya ujar Sutarto, saksi berteriak minta tolong. Dari teriakannya, sejumlah warga berdatangan. Mengingat kondisi sungai saat itu sedang dangkal lanjutnya, sejumlah warga yang nekat ingin meyelamatkan korban, lantas melempari buaya tersebut dengan batu.
“Setelah beberapa kali dilempari, buaya akhirnya melepaskan tubuh korban. Namun saat dievakuasi ketepi sungai oleh warga, korban sudah ditemukan tidak bernyawa,” ujar Sutarto.
Dari penumuan jasad korban lanjut kapolsek, jenazah korban kemudian dibawa ke Puskesmas Sudimoro untuk dilakukan visum. Dan dari hasil visum didapati, banyak sekali luka sobek tidak beraturan dan cukup dalam mulai dari bagian kaki, bokong dan badan korban.
“Pihak keluarga korban menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah dan langsung mengurus proses pemakaman,” lanjutnya.
Dari sejumlah kejadian sejumlah warga yang diterkam buaya jelas kapolsek, pihaknya sudah berkali-kali menghimbau kepada warga agar tidak melakukan aktivitas di sekitar sungai, mengingat daerah tersebut merupakan habitat buaya.
“Tidak bosan-bosan kami terus mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak beraktivitas sembarangan di sekitar sungai, demi mencegah peristiwa serupa terulang kembali,” tandasnya. (wan)






Comment