by

Police Go To School. Edukasi Bahaya Bullying

-PENDIDIKAN-486 views

Kotaagung, ForRakyat.co.id — Semakin maraknya aksi perundungan (bullying) dikalangan pelajar, polsek Wonosobo, gelar sosialisasi antisipasi kenakalan remaja di SMAN 1 Wonosobo, Selasa (25/11).

Kapolsek Wonosobo Iptu Tjasudin mengatakan, bahwa sosialisasi yang dilaksanakan ini tidak lain sebagai bentuk penyuluhan mengenai bahaya bullying dan kenakalan remaja. Dimana para siswa diberikan pemahaman mengenai dampak serius tindakan perundungan serta konsekuensi hukum dari perbuatan kenakalan remaja.

Para siswa juga diajak untuk menjaga perilaku, menghindari pergaulan negatif, dan segera melapor jika menjadi korban maupun mengetahui adanya praktik bullying di sekolah. Dimana penyuluhan ini merupakan langkah preventif untuk melindungi generasi muda dari perilaku menyimpang.

“Penyuluhan ini kami lakukan sebagai upaya pencegahan sejak dini. Bullying dan kenakalan remaja tidak boleh dianggap sepele karena dapat merusak masa depan anak-anak kita. Kami ingin para siswa memahami risiko, dampak, dan konsekuensi hukum dari perbuatan tersebut,” katanya.

Kapolsek menekankan, memikirkan akan terus hadir di sekolah-sekolah dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada pelajar. Dimana sementara ini masih ke jenjang pelajar setingkat SMA, selanjutnya akan terus digencarkan hingga menjadi pelajar di tingkat SMP dan SD.

“Kami berharap siswa-siswi yang sudah diberikan pemahaman dapat menjadi generasi yang berdisiplin, saling menghargai, dan menjauhi pergaulan negatif. Polsek Wonosobo siap bekerja sama dengan pihak sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif,” tegasnya.

Sementara kepala SMA N 1 Wonosobo, Drs. H. Muntaha, dalam kesempatan itu mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan penyuluhan yang diberikan oleh aparat kepolisian sektor Wonosobo. “Terima kasih kepada jajaran Polsek Wonosobo, khususnya Bhabinkamtibmas, yang telah hadir memberikan penyuluhan penting ini. Materi tentang bullying dan kenakalan remaja sangat bermanfaat bagi siswa kami,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pihak sekolah mendukung penuh kegiatan pelatihan seperti ini karena dapat membantu membentuk karakter pelajar yang lebih baik. “Kegiatan ini sangat membantu sekolah dalam upaya mencegah perilaku negatif di lingkungan pendidikan. Kami berharap kerja sama seperti ini terus berlanjut demi menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif,” tutupnya. (Wan)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.